Rabu, 20 April 2016

#4. Apakah kita (baca:orang tua) pernah men"cipta"kan anak?

Semangat Ayah Bunda...



Bunda percaya tidak kalo terkadang kita sering men"cipta" anak? Ato mungkin bunda pernah membuat anak terjebak pada pilihan yang bunda tentukan? Ato bunda sering membuat anak harus ngikutin kemauan bunda?


Nah, contoh-contoh diatas merupakan beberapa dari sekian banyak kebiasaan orang tua yang hobi memaksa anak menjadi apa yang mereka inginkan.


Ada yang terobsesi menjadi dokter dulunya, tapi karena ga kesampaian para orang tua jadi berpikir kelak anaknya harus Ada yang jadi dokter. Ato orang tua yang hobi nonton drama Korea mpe ga ngijinin anaknya nonton yang lain alias harus ikut-ikutan suka drama Korea juga (sumpah, ini beneran ada lho).


Taukah bunda, anak kita mempunyai duniax sendiri lho. Mereka juga punya mimpi, bayangan dan imajinasi akan sesuatu. Biarkan mereka mencari comfort zonex mereka sendiri, nah kita sebagai orang tua berperan mendampingi mereka aja. Biarkan mereka berkembang sesuai dengan apa yang mereka bayangkan, arahkan saja mereka ke arah mana yang mereka inginkan. Mereka punya hak atas hidupnya lho bund.. Hidupnya adalah mutlak miliknya.


Mari Ayah Bunda, kita belajar untuk membedakan mana yang merupakan obsesi kita, mana yang bimbingan, dan mana yang merupakan arahan kita untuk anak.


Ingatlah bunda, anak bukanlah "boneka" kita yang bisa kita gunakan untuk menuruti semua kemauan kita karena mereka terlahir lengkap dengan dunia dan mimpinya sendiri.


Semoga kita bukanlah salah satu dari sekian banyak orang tua yang seperti itu. Amin


๐Ÿ‘Œ amelia azfar














Selasa, 19 April 2016

#3. Perilaku-Perilaku Anak yang Terkesan Menyebalkan Bagi Ayah Bunda

Pagi Ayah Bunda..

Keinget kejadian tadi malam, awalnya mau marah ketika anak-anak mengambil setumpuk tissue dari tas yang sepulang kerja biasa ditaruh didalam lemari. Dengan bangganya mereka ngeluarin tissue dan nyeceren lembaran demi lembaran tissue di atas lantai, dan you know what Ayah Bunda, lengkap pula dengan merobek lembar demi lembar lembaran tissue tersebut.

Kezel banget.. mana capek pulang kerja, belum sempet masak jam segitu, ne anak-anak malah berantakan rumah pula, Allahu Akbar..

Tapi, kemudian saya teringat, dulu pernah baca artikel yang kemudian ingin saya share lagi disini. So, Ayah Bunda, ada beberapa perilaku anak yang terkesan menyebalkan tetapi sebenarnya penting utuk perkembangan mereka. Diantaranya:

a. Meniru omongan orang lain.
Usia 1.5-3tahunan merupakan masa penting dimana anak suka menirukan omongan orang tuanya ataupun orang lain. Karena proses ini sebenarnya melatih kemampuan bicara dan berbahasa anak. Walaupun untuk beberapa kesempatan, mungkin kita terganggu karenanya, tetapi biarkan saja itu terjadi secara alamiah karena nanti akan datang masanya dimana anak akan menghentikan kebiasaan tersebut dengan sendirinya. So, bersabarlah Ayah Bunda...

b. Mencoret-coret dinding
Hmm..ini dia perilaku yang sering membuat Bunda berteriak bahkan mpe terdengar ke ujung jalan. Luar biasa untuk perilaku yang satu ini. Pada kegiatan ini, banyak kemampuan yang bisa dipelajari oleh si anak. Contohnya, anak belajar bagaimana cara memegang pena atau spidol dan bagaimana melakukan coretan pertama didinding. Menurut salah seorang psikolog yang saya lupa siapa namanya, masa ini adalah masa dimana anak belajar mengenali bentuk dan pola dari coretan yang mereka . 

 c. Bermain dengan tissue
Ini kegiatan yang membuat bunda stress ga ketulungan. Kenapa? 
Tidak cukup hanya dengan merobek saja tetapi anak juga suka menghambur-hamburkan lembaran kertas tersebut. Diibiarin aja ya bund.. ga usah dilarang..

d. Memilih pakaiannya sendiri
Kebayang ga bund ketika kita mo pergi pesta dan kita udah nyiapin pakaian samaan ma semua anggota keluarga alias seragam, eh si anak tiba-tiba mulai memilih pakaian yang mo dia pake. Fiuuhh...
Ga diturutin, si anak malah nangis-nangis. Mulai ne Bunda pusing.. Alhasil pergi pesta ga kompakan lagi pakaiannya, hehehe
Biasanya ini dimulai diusia 2.5-3.5 tahunan...


Itulah dari sekian banyak perilaku anak-anak yang mungkin bisa dibilang menyebalkan bagi orang tua. Anak ayah bunda pernahkah melakukan point-point diatas?

Semangat u/ Ayah Bunda diseluruh dunia.


^amelia azfar^

Senin, 18 April 2016

#2. Seven Words that Kids need to Hear

Well, this Monday morning I wanna share bout the title above..


Sadar atau ga sadar, terkadang kita sebagai orang tua kita lupa untuk mengucapkan atau sekedar memberi pujian untuk putra-putri kita. Padahal, sedikit pujian saja bisa memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi perkembangan emosinal mereka.

Minggu, 17 April 2016

#1. Anak adalah cerminan siapa kita (baca:orang tua)

Antara Anak dan Orang tua...


Saya sering sekali melihat dan bahkan mendengar bahwa anak adalah cerminan orang tua. Entah itu benar, ataupun kebetulan, tapi yang pasti berdasarkan pengalaman saya, hal itu benar adanya.

Sabtu, 16 April 2016

Why you should visit this blog?

My Intro๐Ÿ˜Š

My name is Amelia Azfar. I am going 31 next month. In my age now, I already have two cute daughters. The older is Jehan Dhelia ( almost 4 next month) and the youngest is Nhavya Humaira ( 16 month).