Senin, 18 April 2016

#2. Seven Words that Kids need to Hear

Well, this Monday morning I wanna share bout the title above..


Sadar atau ga sadar, terkadang kita sebagai orang tua kita lupa untuk mengucapkan atau sekedar memberi pujian untuk putra-putri kita. Padahal, sedikit pujian saja bisa memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi perkembangan emosinal mereka.

So, here are 7 words that your kids need to hear.

a. I Love You
Tiga kata sederhana ini bisa membuat anak anda memiliki kepercayaan diri yang luar biasa besarnya bahwa keberadaannya benar-benar dianggap oleh anggota keluarganya. Anak akan merasa sangat disayangi, sangat dikasihi dan sangat diistimewakan. Luangkanlah sedikit dari kesibukan ayah bunda untuk mengucapkan ini kepada putra putri kita dirumah. Tataplah matanya sembari tangan kita memegang bahunya, ucapkanlah betapa ayah bunda menyayanginya lalu peluklah dia..


b. I am Proud of You
Ayah Bunda bangga padamu, Nak..
Pujilah anak ketika dia telah melakukan sesuatu dengan baik. Ucapkanlah kata-kata yang membuat anak kita merasa kalo kita takjub dengan apa yang sudah dikerjakannya. Hal sederhana saja contohnnya, ketika si anak bisa buang air kecil dikamar mandi dan membersihkannya sendiri, pujilah dia dengan mengucapkan, " Hebatnya anak bunda ya, sudah bisa pipis sendiri? Yakinlah ayah bunda, anak kita akan tersenyum senang mendengarnya.



c. I am Sorry
Jangan pernah lupa untuk ucapkan maaf ketika kita melakukan kesalahan kepada anak. Jangan malu Ayah Bunda. Buktikan kepada anak kalau kita tidak selalu benar dan kita pun bisa melakukan kesalahan. Karena dengan kita memberikan panutan seperti ini, ketika anak bermain dengan teman-temannya dan dia melakukan kesalahan,maka dia pun akan melakukan hal yang sama. Bukankah anak harus selalu kita tunjukkin kebenaran kan ayah bunda?


d. I am Forgive You
Berhubungan dengan point C diatas, ketika anak sudah kita ajarkan mengucapkan kata maaf, sekarang kita ajarkan mereka bagaimana cara kalo kit sudah memaafkan kita. Anak-anak harus diberitahu satu penguatan dari setiap kesalahan yang dia lakukan dengan mengucapkan, " Bunda sudah meaafkan kamu nak tapi jangan diulangi lagi ya.. Anak akan tenang hatinya setelah mendengar ini. Setidaknya dia memiliki harapan positif untuk kedepannya.


e. I am Listening
Janganlah kita menjadi orang tua yang bisanya marah-marah saja. Tanyalah anak anda dengan baik-baik terlebih dahulu. Karena tidak mungkin dia melakukan kesalahan tanpa alasan. Karena tidak akn ada asap tanpa ada api kan bunda. Ajak anak untuk berani mengungkapkan atau menjelaskan sesuatu. Ayok nak, jelaskan kepada bunda kenapa kakak begini? Apa alasannya? Ceritain ke bunda nak,bunda akan dengarkan... Dan bunda harus sabar mendengarkan sampai akhirnya semua kata itu terangkai menjadi kalimat dari mulut anak kita. Bunda juga bisa memegang bahunya ketika dia mulai bercerita. Setidaknya tunjukkan begitulah cara kita untuk mendengarkannya.


f. This is ur Responsibility
Ajak anak untuk bertanggungjawab dengan sesuatu. Entah itu dengan kelengkapan sekolahnya atau dengan tugas sederhananya dirumah. Tekankan kepada anak kita, ini tanggung jawab kakak loh, ayok tarok lagi sepatunya dirak sana. Percayalah bund, anak kita akan terbiasa disiplin nantinya. Amin.


g. You've got what it takes
Kita ambil contoh sederhana dari point F diatas, ketika anak sudah menaruh sepatunya ditempat yang seharusnya maka keesokan harinya anak tidak akan dipusingkan lagi mencari sepatunya. Karena dia sudah memetik hasil dari usahanya untuk menaruh sepatu pada tempatnya.


Nah, ayah bunda, sederhana bukan. Tidaklah butuh waktu lama untuk mengucapkan ini. Bahkan sesibuk apapun ayah bunda diluar sana, jangan lupa usahakan ya..
Anak kita adalah bagaimana kita mendidiknya..


❤ amelia azfar



Tidak ada komentar:

Posting Komentar